22.9.10

Just A Song and A Few Words

Aku ibarat purnama merindu, mengemis sebuah cinta biasa.


Oleh itu, ku kongsikan lagu nyanyian Siti Nurhaliza ini: Purnama Merindu

Bermaknakah tiap baris kata-kata
ataukah hanya di bibir saja

Bersungguhkah rindu yang engkau pamerkan
ataukah sekadar lakonan

Rindu telah melekat dalam hatiku
walau awan lalu rinduku tak berubah arah

Purnama mengambang cuma berteman
bintang berkelipan dan juga awan
Siapa tahu rindu yang mencengkam di hatiku

Aku meminta pada yang ada
aku merindu pada yang kasih
aku merayu padamu yang sudi merinduku

Rindu telah melekat dalam hatiku
walau awan lalu rinduku tak berubah arah

Purnama mengambang cuma berteman
bintang berkelipan dan juga awan
Siapa tahu rindu yang mencengkam di hatiku

Aku meminta pada yang ada
aku merindu pada yang kasih
aku merayu padamu yang sudi merinduku

PURNAMA MENGAMBANG BERBAGAI WARNA
BILA EMBUN PUN DATANG BINTANG PURNAMA
SENDIRIAN BERTEMANKAN MALAM SEPI

Aku meminta pada yang ada
aku merindu pada yang kasih
aku merayu padamu yang sudi memujuk

Aku meminta pada yang ada
aku merindu pada yang kasih
aku merayu padamu yang sudi merinduku

Hiaskanlah cinta di jari manismu
Sinarkan bagai gemerlapan kencana
Tandakanlah kasih di mercu kalbu
serikanlah purnama yang merindu

---------

How true!! :'( Haiz, I loathe being in my PMS period.

A lot of super-negative thoughts will enter my mind and pollute me with it. Help.

I'm quitting this stupid job next week. In my pursuit to improve myself, I've lost myself actually. Is the pursuit really worth losing my sense of self?

No comments:

Post a Comment