Oleh itu, ku kongsikan lagu nyanyian Siti Nurhaliza ini: Purnama Merindu
Bermaknakah tiap baris kata-kata
ataukah hanya di bibir saja
Bersungguhkah rindu yang engkau pamerkan
ataukah sekadar lakonan
Rindu telah melekat dalam hatiku
walau awan lalu rinduku tak berubah arah
Purnama mengambang cuma berteman
bintang berkelipan dan juga awan
Siapa tahu rindu yang mencengkam di hatiku
Aku meminta pada yang ada
aku merindu pada yang kasih
aku merayu padamu yang sudi merinduku
Rindu telah melekat dalam hatiku
walau awan lalu rinduku tak berubah arah
Purnama mengambang cuma berteman
bintang berkelipan dan juga awan
Siapa tahu rindu yang mencengkam di hatiku
Aku meminta pada yang ada
aku merindu pada yang kasih
aku merayu padamu yang sudi merinduku
PURNAMA MENGAMBANG BERBAGAI WARNA
BILA EMBUN PUN DATANG BINTANG PURNAMA
SENDIRIAN BERTEMANKAN MALAM SEPI
SENDIRIAN BERTEMANKAN MALAM SEPI
Aku meminta pada yang ada
aku merindu pada yang kasih
aku merayu padamu yang sudi memujuk
Aku meminta pada yang ada
aku merindu pada yang kasih
aku merayu padamu yang sudi merinduku
Hiaskanlah cinta di jari manismu
Sinarkan bagai gemerlapan kencana
Tandakanlah kasih di mercu kalbu
serikanlah purnama yang merindu
---------
How true!! :'( Haiz, I loathe being in my PMS period.
I'm quitting this stupid job next week. In my pursuit to improve myself, I've lost myself actually. Is the pursuit really worth losing my sense of self?
No comments:
Post a Comment