HEHE. I think you guys really got punk'd. I'm a good punker. Haha. Of course I didn't go clubbing! But I did go to Dbl O just now from 12.30-4pm. I went to shoot a production that was going on there. Hehe. I'll put up the photos that I took there soon, maybe around 20th Feb. That's when my Singapore Malay Film Society (SMFS) blog will officially launch. YEAP. Eh, I didn't go clubbing lahh. I went to take photos at a club.
Scary lah sia, cos with me in my headscarf and entering the place, people can talk and create fitnah (lies). But I have a clear conscience. I took photos. FOOH. But my first ever ever time in a club. I must say, Dbl O looks and feels comfortable and has a relaxing ambience. It's a great palce to unwind after a hard day's work. My first ever time in a club! History! AIN enters a CLUB. Hahaha. Ok, lame.
I tell you, shooting inside there was HELL. My D40 was cranky like hell, my ISO was effing up, my white balance said goodbye and walked off. Felt like smacking my DSLR and throwing it into the nearby Singapore River. The place was so badly lit. But I do have 2-3 damn good photos, if I should say so. Will share l8r yo..
REMINDER: Ain did NOT go clubbing. She went to a club, Dbl O, at Robertson Walk at Clarke Quay area to shoot and take photos of a shooting that was ongoing there. She went there to learn the ropes of productions, take photos and blog about it for SMFS. Period. :)
--
Ada Cinta -Acha and Irwansyah, OST Love is Cinta
Ucapkanlah kasih
Satu kata yang ku nantikan
Sebab ku tak mampu
membaca matamu
mendengar bisikmu
Nyanyikanlah kasih
senandung kata hatimu
sebab ku tak sanggup mengartikan getar ini
sebab ku meragu pada dirimu
Mengapa berat ungkapkan cinta
padahal ia ada
dalam rinai hujan
dalam terang bulan
juga dalam sedu sedan
Mengapa sulit mengaku cinta
padahal ia terasa
dalam rindu dendam
hening malam
cinta terasa ada
--
Ada seseorang akan pergi jauh merantau ke negara orang. Meski tidak serapat mana pun, namun ku rasa ibarat akan kehilangan sesuatu yang amat berharga. Aku rasa seakan separuh diriku direnyuk pergi. Aku tidak akan menunggu saat perpisahan itu kerana aku tahu ia akan menyakitkanku. Aku berharap hari itu tidak akan pernah tiba. Namun, aku tahu, ia pasti muncul dan hatiku jua akan remuk-redam. Aku dapat merasakan setiap detik yang berlalu pergi, membawaku ke detik perpisahan yang semakin mendekat.
Ku fikir kembali, kenapakah aku begitu sedih dan kecewa? Kenapa aku begitu emosi? Kenapa aku memberitahunya bahwa ada banyak lagi syarikat tempatan? Kenapa? Aku tidak sekilas pun menyimpan perasaan, aku rasa? Tapi, kenapa aku terlalu sedih memikirkan hari terakir bersamanya? Kenapa fikiranku kusut memikir kepergiannya? Mengapa suaranya sejak akhir-akhir ini berdesing nyaring di cupingku, dan rautnya melintas-lintas di mataku? Kenapakah perpisahan ini maha berat bagiku ya Allah??
Yang penting sekali, kenapa semua yang ku sayangi harus pergi untuk selamanya? Aku ditakdirkan untuk tidak menerima kasih sayang barangkali.
No comments:
Post a Comment